Blog -

RSS or Email Updates

In partnership with Citibank Indonesia logo

 

Career Reflection:What you see is what you get & what you feel is who you are!

Kredo ini tidak pernah bosan saya teriakkan: "Your CAREER is NOT your job." Masih ingat, dong? Karier, tidak seperti pekerjaan--yang notabene milik perusahaan--adalah milik kita sendiri. Tidak ada yang bisa memecat kita dari karier sendiri. Pekerjaan lebih banyak bicara soal obyektif perusahaan, job description, lingkungan kerja, dan kompensasi. Sebaliknya, karier mengungkap urusan passion, tujuan hidup individu, kepuasan, dan happiness.


Mirror, mirror on the wall...

Cara pandang atas karier dan segala pilihan karier yang kita tempuh adalah refleksi atas karier yang dijalani. Bagi yang menggunakan ukuran karier berupa rupiah setiap akhir bulan, maka refleksi kariernya adalah... UANG. Apabila uang yang masuk jumlahnya "kurang" (dalam tanda petik yang tegas) atau tidak sesuai ekspektasi, maka kelompok ini akan berpendapat karier mereka stagnan alias mandeg. Kepindahan kerja, ditentukan oleh persentase kenaikan gaji. Pindah kerja untuk gaji yang lebih rendah haram hukumnya bagi kelompok ini.

Money talk is never easy, banyak orang sulit terbuka membahasnya. Dalam kapasitas sebagai pemburu eksekutif, saya banyak berjumpa rekan profesional yang ingin pindah kerja untuk mencari tantangan. Ujung-ujungnya, "tantangan" hampir sinonim dengan "more money".

Ada juga yang mengukur karier dari 'atribut' yang dipakai, bisa berupa jabatan, pangkat, atau gelar akademis. Kelompok ini lazimnya sangat sadar atas jenjang kepangkatan yang mereka sandang. Dalam banyak kesempatan, saya bertemu rekan-rekan yang berkata dengan lantang, "Saya sekarang manajer, dan tahun depan harus jadi AVP, untuk kemudian jadi VP dalam waktu 5--7 tahun." Refleksi karier: jenjang kepangkatan. Kalau title yang ditawarkan tidak sesuai strata yang diharapkan, orang jenis ini cenderung melihatnya sebagai penurunan karier dan sebaliknya. Sounds familiar?

Life is meant for living.

Apakah ada yang salah dengan uang dan jabatan? Sama sekali tidak. Refleksi atas karier adalah pilihan Anda. Sebagaimana sebuah pilihan, tentunya punya konsekuensi masing-masing.

Pilihan atas uang sebagai refleksi karier akan menjadikan uang sebagai sentral kehidupan. Namun, apakah uang sama dengan kebahagiaan? Seringkali, hal-hal yang paling menyenangkan hanya perlu sedikit uang. How much do you have to pay to fall in love with someone? Kapan terakhir kali melihat matahari terbit? Berapa sering Anda do nothing and just enjoy for being alive?

Opsi atas atribut akan mendudukkan pangkat/jabatan pada tempat yang paling sacred dalam hidup kita. Sayangnya, atribut bersifat sementara. Jabatan publik sangat tergantung pada pilihan para konstituen. Posisi eksekutif puncak pada perusahaan besar seringkali berganti setiap 2--3 tahun. Gelar akademis hanya akan terasa sejalan dengan manfaat yang kita berikan pada lingkungan. Do you see my point?

You don't know what you have got until you lose it...


Saya sendiri paling senang (dan bangga) kepada mereka yang merefleksikan karier berdasarkan level of happiness dan fulfillment. Pertanyaan paling relevan buat kelompok ini dalam bekerja adalah "Am I happy here? Will I be able to fulfill my dreams? What have I contributed to my surroundings, the society and the universe?"

Happiness (alias kebahagiaan) dan fulfillment (atau kepuasan) memang bukan denominasi karier paling mudah. Namun, tidak ada salahnya mencoba. Lupakan sejenak ego, ownership, status, atribut, dan lambang-lambang kemegahan lain yang terasa penting apabila ada orang lain. Apakah hal-hal tersebut akan tetap sepenting itu apabila Anda sendiri?

If you take the attitude that you have you need to make you happy, you will be happy! Happy is here and now.

Saat membaca artikel ini, coba tanya pada diri sendiri, "Do you feel happy? When was the last time I felt happy?". Sekalian juga tanyakan, "Apakah Anda puas dengan apa yang telah dicapai atau dengan apa yang telah dikontribusikan? Puas dengan pemanfaatan talent, waktu, dan energi yang Anda miliki?"

Simpan sendiri jawaban paling jujur dan coba bergerak dari sana. Semakin jujur jawaban Anda, semakin jelas refleksi karier yang akan diperoleh. Semakin dekat juga jarak antara Anda dengan passion dan purpose of life.

Leave a Comment

Namecard Bowl - Put and share them here

Archive

RSS or Email Updates

Copyright © 2007-2009 Media Satu Group. All rights reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.