Here we go again: Your job is not your career...
Read full story...
"Everything is easy once you know how..."
Read full story...
"He/she who got hired is not necessarily the one that can do the job best BUT the one who knows the MOST about how to get hired"
Sejak krisis global menjelang akhir 2008, saya semakin sering dihujani pertanyaan seputar bagaimana mencari kerja (yang lebih aman/lebih baik/bebas dampak krisis). Tidak kurang belasan hingga puluhan e-mail saya terima setiap minggu, berisikan CV yang dibarengi penjelasan panjang lebar mengenai diri mereka dan ditutup dengan permintaan bantuan mencari pekerjaan.
Read full story...
"Peace is not the absence of conflict but how you deal with it," by Charles Kettering.
Quote ini sangat layak untuk kita pikirkan terutama saat krisis ekonomi global tengah melanda seluruh penjuru dunia seperti saat ini. Angka pengangguran memang merupakan rujukan umum kondisi ketenagakerjaan satu negara, namun apabila kita mengenal satu orang saja yang tadinya bekerja menjadi jobless, tentu punya makna lebih mendalam. Saya turut sedih dan merasakan kegamangan setiap kali bertemu saudara atau teman yang harus kehilangan pekerjaan karena alasan apapun. Bagaimana dengan anda?
Read full story...
Stay MOTIVATED and Live a Life of ACTION!
"The secret of success is constancy of purpose - Benjamin Disraeli"
Belum lama ini, ada kenalan baru di facebook yang memanggil saya dengan sebutan Mr. Passion. Walaupun selalu lebih senang dipanggil nama saja (tanpa ada embel-embel "pak", "bung", "mas", terlebih lagi "om"), saya senang dan bersyukur pembaca pesan-pesan ini sekarang punya apresiasi dan pemahaman lebih baik soal passion. Paling tidak, "kampanye" Career Coach sejak dua tahun lalu yang berawal dari sebuah radio swasta kondang di Jakarta, tampaknya mulai membuahkan hasil.
Tidak sekadar hobi, passion adalah segala hal yang saat kita kerjakan akan memberikan makna, enjoyment dan kepuasan bagi diri sendiri, kontribusi bagi lingkungan kerja atau usaha, dan manfaat bagi orang lain, makhluk lain, dan alam. Tidak sekadar bekerja 9 to 5 sesuai job description sambil menunggu gaji ditransfer tiap akhir bulan, pemahaman passion akan memberi esensi bagi karier.
Saya juga lega luar biasa setiap kali bertemu teman-teman secara langsung atau melalui e-mail dan (lagi-lagi) facebook, yang mengatakan MY CAREER is NOT MY JOB. Apabila job adalah milik perusahaan atau pemberi kerja, maka karier adalah milik kita sendiri. Karier berhubungan dengan passion, tujuan hidup, dan mimpi-mimpi kita. Bagi pembaca yang masih belum juga memahami pengertian PASSION, I urge you to start thinking and having it now because we are moving forward.
Man is a creation of desire, not a creation of need...
Pernah juga ada yang bertanya seperti ini, "Apakah saya harus mengorbankan pekerjaan sekarang untuk sekadar mengejar passion?" Atau juga, "Saya sudah tahu passion saya. Namun, merasa tidak bisa berkiprah di sana karena tidak punya pengalaman, dan khawatir hasilnya tidak akan memadai untuk menunjang hidup."
Saya sendiri balik bertanya kepada teman-teman tersebut, mengapa mengejar passion dianggap sebagai pengorbanan? Bukankah pengorbanan adalah apabila kita mengerjakan hal-hal semata untuk uang tanpa passion? Apakah hidup kita sekadar untuk memenuhi keinginan yang seringkali kita kaprahkan dengan "kebutuhan"? Bagaimana dengan manfaat dan kontribusi yang bisa atau seharusnya kita berikan? Menjalani passion mungkin tidak mendatangkan manfaat ekonomis secara instan. Namun, akan membuka pintu menuju hidup yang tidak hanya diwarnai kepentingan ekonomis, A Great Life!
This is the end of the beginning.
Apakah passion saja sudah cukup? Memahami passion adalah anak tangga pertama menuju a great life. Very critical yet hardly sufficient. Masih terdapat langkah-langkah lanjutan yang harus dijalani setelah "episode" passion dituntaskan, yaitu:
#rwt4&j)$yuokfcgvhjyuioasdv.... Just making sure you are still reading
Memahami PURPOSE OF LIFE atau misi hidup - Tidak sekadar bicara soal mendapatkan duit, menikmati fasilitas kantor ataupun berbangga atas gelar akademik, pangkat, dan jabatan, purpose of life senantiasa long-term, forever-lasting dan selalu relevan tanpa pernah out-of-context. Menjadi Vice President (VP) bukanlah misi hidup. Purpose of life juga tidak ada hubungannya dengan menjadi sekaya Warren Buffet ataupun setenar Obama. Singkatnya, apa, sih, yang membedakan antara ADA dan TIADA-nya kita di di kantor, dalam organisasi, di rumah, dalam pertemanan, dan dalam kehidupan? Sungguh sial bila jawaban atas pertanyaan itu sama saja. ADA atau TIADA kita tidak ada bedanya! Lebih parah lagi saat keTIADAAN kita justru lebih diharapkan.
Kemampuan meMOTIVASI diri - Segala macam upaya untuk berpandangan positif dalam pemikiran dan langkah hidup. Ini berlaku sekarang, nanti, tahun depan, dan selamanya. Pilihan selalu ada. Dan, pilihan terbaik adalah yang positif.
Terakhir, menjalani hidup dengan ACTION - It's about making it happen! Membangun pencakar langit tertinggi harus diawali dengan jutaan langkah-langkah kecil, seperti mencari lokasi, membuat kajian tanah, menyusun perencanaan keuangan, dll. Langkah-langkah kecil itu juga terdiri dari rangkaian kegiatan-kegiatan mikro, seperti meeting, mengoperasikan komputer, bertemu dan berbicara, dan seterusnya. It starts today, now, and this second.
So, here we go again, friends. What's your passion? And, what's your purpose of life?