Mika: The Boy Who Knew Too Much
Mika mampu memberi estetika saduran yang tidak biasa, dalam album terbarunya.

Ada nafas sirkus yang bergerak ayu, namun tetap maskulin. Seperti berada di tengah-tengah pertunjukkan karnaval, yang pengunjungnya berasal dari berbagai macam tempat eksotis. Menyenangkan sekali, ketika kita bertransisi dari satu track ke track lainnya. Selalu tersempal kegenitan khas Mika, yang kian jenius dan tak terbendung.
"We Are Golden", "Blame It On The Girls", "Blue Eyes", "Touches You" seperti mewakili rasa penasaran kita yang belum pernah tahu, bagaimana rasanya dininabobokan oleh Mika, yang begitu mengerti cara mengimplementasikan karya cantik melalui segala macam kekayaan referensi musiknya. Sebuah album menyenangkan, dari pria yang beranjak dewasa, dan mulai tidak memikirkan segala tetek bengek industri.
- December 21, 2009
- del.icio.us
- Web reactions
- 0 Comments


