The Father of Indonesian Bloggers
Enda Nasution dikenal sebagai Bapak Blog Indonesia. Ia juga pernah disemat sebagai salah satu "The Hottest Creative Person" se-Asia oleh Campaign Brief Asia. Nicko Krisna coba 'mencuri ilmu' untuk mengetahui lebih jauh seluk-beluk dunia online di mata beliau.

Anda sempat bergabung menjadi copywriter di Ogilvy & Mather, padahal background pendidikan Anda adalah teknik sipil ITB. Bagaimana ceritanya?
Ini karena cita-cita saya pengen jadi penulis. Setelah lulus, melamar di beberapa agensi, dan keterima di Ogilvy & Mather.
Merasa punya kontribusi penting tidak terhadap dunia periklanan Indonesia?
Lumayan. Hahaha! Salah satunya karena account yang saya pegang dulu adalah Sampoerna A Mild, ketika muncul kampanye "Bukan Basa Basi" pertama kali, dengan kata-kata seperti "Kalau Cinta Itu Buta, Ngapain Ada Bikini" dan "Kalau Curang, Ganti Aja Pertanyaannya." Kemudian saya mendapatkan penghargaan Citra Pariwara penggunaan bahasa Indonesia terbaik tahun 2002 atau 2003, saya lupa, untuk kata-kata "Ringan Sama Dijinjing, Berat Elu Yang Pikul"
Menurut Anda, hal-hal apa saja yang menyebabkan Campaign Brief Asia menobatkan Enda Nasution sebagai "The Hottest Creative Person" se-Asia untuk tahun 2002 dan 2003?
Itu karena campaign Dancow, yang "Ini Dulu, Baru Itu" berhasil meraih beberapa penghargaan internasional. Ada banyak orang di list itu. Jadi, bukan karena saya saja Enda dikenal sebagai "The Father of Indonesian Bloggers".
Menurut Anda sendiri, mengapa citra tersebut begitu melekat terhadap seorang Enda Nasution?
Lebih karena teman-teman media yang menempelkan predikat tersebut. Istilah tersebut berasal dari julukan informal teman-teman dunia blog.
Siapa tokoh yang menjadi inspirasi Anda?
Banyak. Di antaranya, Soekarno, JFK, Goenawan Mohammad, Umar Kayam, Pramoedya Ananta Toer, Barack Obama.
Seperti apa Facebook dan Twitter di mata seorang Enda Nasution?
Part of life, satu kesatuan dan terintegrasi dengan blog. Twitter saya meng-update status di Facebook. Blog saya meng-update ke Facebook juga. Part sistem komunikasi sekaligus tools untuk catch up dengan teman-teman dan keluarga. Juga part lain sebagai tempat mengetes ide dari reaksi teman-teman di Facebook.
Bagaimana tanggapan Anda terhadap kasus Prita Vs RS Omni International?
Ketidakadilan. Omni International berlaku berlebihan dan arogan. Sebuah PR nightmare dan blessing in disguise-nya. Masyarakat Indonesia jadi lebih sadar akan hak dan kewajiban layanan kesehatan, serta bagaimana melayangkan complaint, khususnya di internet.
Apa kegiatan Anda sehari-hari?
Bekerja di sebuah perusahaan konsultan sosial media bernama Inmark Digital, membantu beberapa klien berkomunikasi di jejaring sosial, sambil membangun beberapa properti online juga.
Sedang sibuk mengerjakan proyek apa?
Proyek terbaru yang baru berusia dua bulan adalah www.politikana.com, sebuah situs politik 2.0 yang berniat membuat politik kembali menjadi asyik.
Sekarang banyak majalah yang mulai melebarkan sayap ke dalam format digital. Malah, sudah ada beberapa yang menghentikan cetak kertas dan kemudian berganti usaha menjadi portal berita. Bagaimana Anda melihat fenomena ini?
Format cetak tidak akan tergantikan, seperti televisi tidak menggantikan radio, masing-masing memiliki fungsinya sendiri. Tapi, Hukum Darwin memang berlaku, cetak membutuhkan lebih banyak dana untuk dibuat daripada digital. Oleh karena itu, yang bertahan di cetak hanya akan ada beberapa, yang paling kuat saja, sedangkan yang baru dan memang niche akan berkumpul di digital dan ini jumlahnya bisa banyak sekali!
Akan seperti apa industri online di Indonesia dalam lima tahun ke depan di mata Enda Nasution?
Will be huge. Saat ini, ada 31 juta pengguna internet indonesia dengan pertumbuhan 49% per tahun, the 2nd fastest in the region setelah Vietnam. Dalam lima tahun ke depan, pengguna internet indonesia akan melewati 100 juta orang, jumlah signifikan yang akan mengubah landscape dunia usaha di indonesia. Saat ini, kita baru menyiapkan infrastrukturnya dengan lebih baik, dan online masih kalah dengan media lain. Tapi, dalam lima tahun, online akan memimpin.
Apa tips dari Anda bagi mereka yang baru akan memulai bisnis online. Entah itu yang mau jualan berita, maupun berbagai jasa online lainnya.
Keep it small untuk saat ini, tapi mulai jejakkan kaki karena the big bang genesis-nya industri online masih baru akan muncul 3-5 tahun ke depan. Jadi, bersiap untuk marathon, jangan kehabisan napas duluan.
- June 23, 2009
- del.icio.us
- Web reactions
- 5 Comments



5 Comments
#1 | Jusuf Aff 9:42 AM July 11, 2009
Tul banget nih ... Kata Mr. Enda N. . . Pertumbuhan Media Internet sangat Cepat , Apalagi sekarang Biaya Internet cukup terjangkau ( Mis: Telkomsel Flash Unlimeted 3Gb++ hanya Rp 125+PPN/bln )+ Jaringan pelayanan Provider yg semakian lama semakin Baik .
Bisa dilihat dengan Nge-BooM nya Modem USB, Pertumbuhan Pengguna Speedy, Telkomsel Flash, IM2 .
Y, Mungkin ada baiknya Perusahaan2 mulai melirik Media Internet sebagai ajang Expose Produk n Profile Company........
Peace. Maju Terus Mr. End N.
#2 | pramulyana sudiatna 10:06 PM July 12, 2009
Salut buat Enda Nasution, semoga saya dan banyak orang Indonesia akan lebih peduli akan kekuatan Internet dan Blog.
Salam
pramulyana
#3 | Andriyana Kartika 11:34 AM July 16, 2009
wiwwhh sumpah keren bagd MR.ENDA...WEWWHHH.....hahahah salute bgdt deh ada orang INdonesia kyk MR.Enda.......teladan buat generasi muda yang ingin melebarkan sayapnya di industri online...wkwkw.....gimana sih caranya biar jadi sukses githu??heheh
okeh dahh...sukses slalu buat MR.Enda Nasution
#4 | купить телефон Екатеринбург 7:09 PM October 19, 2009
What about the money illegals make while here?
#5 | раздача icq номеров 3:10 PM December 20, 2009
I write a music blog for my audience research class. I'm new to blogging and I want them to be good! So any advice you guys could give me would be great