Clear After Hours - Lifestyle Portal for Young Professional

RSS or Email Updates

In partnership with Citibank Indonesia logo

Wahyu Widayat Jati

cacing basket.JPG

Dengan sosok tinggi besar, pantas jika ia dipercaya menempati posisi guard Satria Muda. Ia juga merupakan andalan tim basket nasional Indonesia untuk beberapa lama. Berbicara di markasnya di bilangan Kelapa Gading, pemain yang bernama panggil 'Cacing' ini mengungkapkan seluk-beluk atlet basket Indonesia hingga industri yang bermain di dalamnya. Simak penuturan MVP Final 2004 kelahiran Magelang ini kepada Adirama Gemmy.


Apa keunikan dari profesi ini?
Selain finansial yang memuaskan, saya juga comfort karena profesi ini sesuai dengan hobi saya. Bisa dapat duit sekaligus nyalurin hobi, plus sehat.

Apa benar-benar memuaskan secara finansial?
Untuk status saya sekarang, benar-benar luar biasa. Ya, dibanding pegawai swasta, saya mendapat 4--5 kali gaji mereka per bulan. Itu pun di luar uang kontrak dan bonus-bonus lainnya.

Memang sejak kapan berkeputusan menjalani profesi ini?
1995.

Bagaimana dengan masalah waktu?
Sangat longgar. Kalau latihan diibaratkan bekerja, saya hanya bekerja empat jam tiap hari, pukul 15.00--19.00. Sisanya bisa saya gunakan untuk kegiatan lain, seperti mengurus bisnis konveksi yang sedang saya bangun. Di luar itu, saya juga mendapat penghasilan lain, sebagai model majalah kesehatan maupun dari coaching clinic. Semua itu berhulu dari basket.

Berarti Anda 'menjual' sosok Wahyu?
Iya. Untuk mencapainya, Anda tidak boleh menjadi pemain 'biasa', dan semua itu tentu harus melewati proses yang tidak mudah.

Lalu, bagaimana membentuk 'sosok' itu?
Anda harus memiliki imej bagus, tak hanya di lapangan, tapi juga di luar lapangan. Selain skill, Anda harus memiliki attitude yang bagus. Anda juga harus membuat orang lain merasa memiliki Anda dan menjadikan Anda figur idola!

Ada perasaan khusus menjadi anggota basket Tim Nasional?
Bangga tentunya. Untuk menjadi hero, Anda tak harus berperang. Dan, saya merasa senang dapat memberikan sesuatu untuk negara.

Banyak orang masih memandang profesi atlet sebelah mata. Bagaimana menurut Anda?
Untuk saat ini, tak seluruh atlet bernasib seperti itu. Mungkin memang masih berlaku pada cabang-cabang lain. Tapi, untuk basket, bulutangkis, atau voli, saya kira sudah bisa dijadikan 'senjata' untuk masa depan. Dengan catatan, setiap unsur dalam industrinya harus diperhatikan pemerintah. Saat ini, industri basket masih didominasi dukungan pihak swasta.

Bagaimana dibanding industri sepakbola yang notabene juga cabang besar?
Saya rasa masih lebih sehat industri basket. Lihat saja, dari sisi keamanan, kami tak perlu khawatir mendapat masalah. Selain itu, dalam pertandingannya sendiri, jarang sekali terjadi ribut-ribut antar-pemain.

Apa risiko terbesar atlet basket?
Sama seperti atlet cabang lainnya: cedera. Saya rasa cedera merupakan hantu yang selalu membayangi atlet. Nah, untuk mengantisipasinya, bermainlah yang 'aman'. Selain itu, sebagai atlet Anda juga perlu bersekolah. Kita tidak tahu kapan musibah akan datang.

Artinya, apa basket dapat dijadikan pegangan seumur hidup?
Saya berencana meninggalkan Indonesia Basket League (IBL) tahun depan. Setelah itu, saya ingin sekolah trainer di luar untuk melanjutkan karier dalam cabang olahraga ini. So, Anda sendiri yang memutuskan, apakah basket dapat dijadikan pegangan seumur hidup!

1 Comments

#1 | Maulanakaka 9:22 PM January 27, 2010

Saya kira anda slh besar bila gaji pemain sepak bola di indonesia kecil.. Coba anda tengok gaji BP.. Yg mencapai 1M lebih pertahun, atau perbulan 100 jt lbh dr gaji. blm pemasukan dr bonus, uang saku, sponsor dan iklan.. dan ada jg bisnis sampingan.
Pemasukan BP bisa mendekati 2M. Oh...
Basket.. Sangat2 jauh dengan penghasilan pemain sepak bola.
Gaji tertinggi pemain basket hanya rata2 gaji pemain bola kasta 2 di sepak bola (divisi utama).

Leave a Comment

RSS or Email Updates

Copyright © 2007-2010 Media Satu Group. All rights reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.