Inspirasi untuk memilih profesi sebagai promotor, adalah saat menyaksikan konser Rolling Stones di belakang rumah tante saya tahun 1969!
Pria yang selalu tampil elegan ini terlihat sangat antusias saat Clearafterhours berkunjung ke kediamannya yang begitu nyaman di Apartemen Daksa, Jakarta Selatan (18/03). Dia bercerita tentang kendala dalam mendatangkan Diana Ross, kesulitan yang ia hadapi saat Tina Turner ‘melarikan diri’ di hari kedua konsernya tahun 1976, dan keinginannya dalam waktu dekat. Simak interview kita dengan CEO Buena Productions ini, yang merupakan promotor musik pertama di Indonesia!
Sedikit Flashback, perbedaan yang signifikan saat Anda mendatangkan artis luar sebelum dan sesudah stigma Indonesia di mata negara lain seburuk sekarang?Last update: July 1, 2009
Copyright © 2007-2009 Media Satu Group. All rights reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.
2 Comments
#1 | bobbie .. 11:23 AM June 25, 2008
ok..
peter basuki !! gue rasa dia salah satu promotor musik di indonesia yang expert di bidangnya .. dan yang hebat menurut gue , dia mampu menjalin hubungan baik dengan band-band terkemuka di dunia . bisa diliat dari band-band yang pernah di datangkan nya ke indonesia .. kayak nya seru juga niyh.. klo ada biography tentang sejarah perjalanan profesi si om peter ..
#2 | rizalica 3:16 AM November 12, 2008
bung piter meski umur saya sudah 70Th...saya ingin menyaksikan konser obituary death metal di jakarta......kapan bisa di realisasikan bung.!!!!!!!!!